Rabu, 23 April 2008

Emansipasi Wanita Dalam Islam

sebelum rosululloh datang dan mengangkap derajat wanita, wanita di masa jahiliyah diperlakukan secara tidak adil. mempunyai anak wanita dianggap sebagai aib keluarga, tak jarang anak-anak wanita dikubur hidup-hidup. wanita-wanita yang mengalami menstruasi akan diasingkan dipinggiran kota dijauhi dan dianggap najis, bahkan ada yang mengatakan wanita bukanlah makhluk hidup, mereka juga dikatakan sebagai antek setan.




islam lalu mengangkat derajat wanita dari masa pencampakan wanita dimasa jahiliyah kemasa kemuliaan wanita. jadi jauh sebelum mempoklamirkan emansipasi wanita islam telah dahulu mengangkat derajat wanita.




emansipasi wanita dalam prospektif islam adalah memberikan kesempatan kepada wanita untuk dapat berperan lebih aktif dalam kehidupan, dengan tidak menafikan kewajibannya sebagai seorang wanita. jadi sesungguhnya islam menempatkan wanita pada posisi yang tinggi dan sejajar dengan pria dengan batasan-batasan tertentu.




dewasa ini orang-orang mengartikan emansipasi wanita sebagai hak asasi manusia atau hak asasi wanita, bahwa wanita harus memiliki hak yang sama dengan pria. padahal tidak ALLAH telah menciptakan manusia dengan kodrat yang berbeda. laki-laki sebagai pencari nafkah dan wanita sebagai ibu rumah tangga.




di era globalisasi ini wanita sudah selangkah lebih maju kedepan, ini semua tidak luput dari peranan RA Kartini dan Dewi Sartika dalam memperjuangkan hak wanita. untuk itu kita sebagai wanita jangan mau terus-terusan terpuruk dan tenggelam diantara zaman yang sudah modern ini. kita harus perecaya diri membuka diri baik dalam pergaulan, informasi dan teknologi. tetapi tetap berpegang teguh pada koridor bingkai-bingkai keislaman. tidak menutup kemungkinan kita dapat menjadi perempuan yang berhasil.



GOOD LUCK FOR WOMEN!!!!!!!!!!!

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Kenapa bicara gender selalu tentang perempuan?saya tidak setuju! Kenapa pria selalu lebih gak tahu malu daripada perempuan?pria telanjang dada di umum dilihat perempuan gak apa sedang sebaliknya gak boleh(bukan mau lihat maksudnya,gak adil pria dilihat-lihat badanya sementara perempuan tertutup),pria gak malu kencing asal bahkan di tempat terbuka dan banyak cewek!,film atau movie kalo bercanda sex seringnya omongin tentang penis/testis gak adil buat laki,dll.
Sehingga laki kayak gak ada harga diri,hal-hal yang harusnya jadi privasi pria diabaikan dan perempuan gampang tahu privasi laki dibanding sebaliknya!
Di sex juga begitu banyak blowj*b dibanding sebaliknya , bagi saya ini semua melecehkan harga diri pria tahu!! lebih banyak perempuan tahu rasa ‘kehormatan’ pria dibanding sebaliknya....just my opinion.

Azha Nabil mengatakan...

Salam dari Pesantren Ath-Thohiriyyah Banyumas.
Semoga silaturrahim ini bermanfaat.

Silahkan anda berpartisipasi dengan mengirimkan tulisan tentang pesantren ke email: pesantrenku@gmail.com.


Azha Nabil

Admin Website: http://www.thohiriyyah.com